Translate

Rabu, 16 September 2009

SEMUT

SEMUT BERIMAN
Di zaman Nabi Allah Sulaiman berlaku satu peristiwa, apabila Nabi Allah Sulaiman melihat seekor semut berjalan di atas batu; lantas Nabi Allah Sulaiman merasa heran bagaimana semut ini hendak hidup di atas batu yang kering di tengah-tengah padang pasir yang tandus.Nabi Allah Sulaiman pun bertanya kepada semut:" Wahai semut apakah engkau yakin ada makanan cukup untuk kamu?".Semut pun menjawab:" Rezeki di tangan Allah, aku percaya rezeki di tangan Allah, aku yakin di atas batu kering di padang pasir yang tandus ini ada rezeki untuk ku."
Lantas Nabi Allah Sulaiman pun bertanya:" Wahai semut, berapa banyakkah engkau makan?Apakah yang engkau sering makan?".Dan berapa banyak yang engkau makan dalam sebulan?".Jawab semut:"Aku makan hanya sekadar sebiji gandum sebulan".Nabi Allah Sulaiman pun mencadangkan;" Kalau kamu makan hanya sebiji gandum sebulan tak payah kamu berjalan di atas batu, aku bisa tolong".Nabi Allah Sulaiman pun mengambil satu toples, dia angkat semut itu dan dimasukkan ke dalam toples; kemudian Nabi ambil gandum sebiji, dibubuh dalam toples dan ditutup toples itu. Kemudian Nabi meninggalkan semut di dalam toples dengan sebiji gandum selama satu bulan.
Setelah satu bulan, Nabi Allah Sulaiman melihat sebiji gandum itu hanya di makan setengahnya saja oleh semut, lantas Nabi Allah Sulaiman menegur semut:" Kamu rupanya berbohong padaku! Bulan lalu kamu makan sebiji gandum gandum dalam sebulan, ini sudah sebulan tapi kamu makan setengah". Jawab semut:" Aku tidak berbohong, aku tidak berbohong, kalau aku ada di atas batu aku pasti makan apapun sehingga banyaknya sama seperti sebiji gandum sebulan, karena makanan itu aku cari sendiri dan rezeki itu datangnya dari Allah dam Allah tidak pernah lupa padaku. Tetapi bila kamu masukkan aku ke dalam toples yang tertutup, rezeki aku bergantung pada kamu dan aku tak percaya kepada kamu, sebab itulah aku makan setengah saja supaya biji gandum ini tahan dua bulan. Aku takut kamu lupa!!!!.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar